Skip to main content

Posts

Kerangka Karya Ilmiah yang Baik dan Benar

Judul Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Inti dari latar belakang ialah membahas tentang topik yang akan dibahas dan alasan mengapa topik itu akan dibahas. Latar belakang biasanya dapat berisikan. a. Informasi Informasi dapat berupa penyebutan penelitian dengan topik serupa dan pernah diteliti sebelumnya oleh peneliti lain. b. Sejarah Sejarah berisi asal-usul topik yang akan dibahas. c. Alasan Berisi alasan, mengapa peneliti atau penulis mengambil topik yang akan dibahas. I.2 Tujuan dan Rumusan Masalah I.3 Hipotesis Pengertian hipotesis menurut Prof. Dr. S. Nasution adalah “pernyataan tentative yang merupakan dugaan mengenai apa saja yang sedang kita amati dalam usaha untuk memahaminya”(Nasution : 2000). BAB II TINJAUAN PUSTAKA II.1 Dasar Teori Berisi penjelasan teori-teori yang akan digunakan dan berhubungan dengan penelitian yang akan dilakukan.  II.2 Metodologi Dalam bagian ini, dijelaskan jenis...

Video Proyek UTS Pengantar Teknologi Pangan

Video Cara Pembudidayaan dan Pengembangan Tanaman Kecombrang Lokasi : Kebun Raya Bogor Terima kasih kepada: Bapak Endang Hidayat  selaku staf pembibitan Kebun Raya Bogor Video Cara Pembuatan Kue Engkak Ketan Makanan Tradisional khas Palembang

Pemisahan (Separation)

       Pemisahan merupakan salah satu tahapan dalam pengolahan makanaN ( food processing ). Tujuan dari pemisahan adalah untuk mendapatkan produk yang sesuai dengan apa yang diinginkan dan guna meningkatkan mutu produk tersebut. Pemisahan dapat dilakukan dengan cara yang sederhana maupun dengan menggunakan teknologi yang tersistem. Semua ini tergantung dengan banyaknya bahan yang ingin dipisahkan dan tingkat kesulitannya. Berdasarkan wujudnya, pemisahan dapat dilakukan dengan. Pemisahan antar wujud yang sama Pemisahan Padat dengan Padat Pencucian beras untuk memisahkannya dari kotoran (pasir), dikenal dengan nama rimbang. Pemisahan Cair dengan Cair Pembuatan minyak kelapa  Pertama, kelapa yang sudah diparut, diekstrak sehingga menghasilkan santan. Santan lalu dimasak, sampai semua airnya menguap sehingga menghasilkan minyak kelapa.   Pemisahan antar wujud yang berbeda Pemisahan Padat dengan Cair Pada proses ekstraksi santan dari kelapa. ...

Fermentasi dalam Pembuatan Wine

Fermentasi adalah salah satu cara pemrosesan bahan pangan dengan memanfaatkan mikroorganisme (bakteri atau jamur) atau enzim yang dihasilkan oeh mikroorganisme. Contoh penerapan dari fermentasi yang memanfaatkan mikroorganisme, yaitu pada pembuatan wine. Wine Wine bisa dibuat dari beberapa bahan dasar, terutama buah-buahan , seperti anggur, berry-berry-an bahkan pisang. Red wine and White wine Wine dengan bahan dasar anggur terdiri dari 2 jenis, wine merah ( red wine)  dan wine putih ( white wine ).  Red wine  terbuat dari anggur merah, sedangkan white wine   terbuat dari anggur putih. Sumber :  http://www.millfieldwines.com/red-or-white-making-the-right-decision/ Cara pembuatan wine dari anggur Pembuatan wine dengan bahan dasar anggur memanfaatkan yeast atau ragi  Saccharomyces cerevisiae . Berikut adalah tahapan dalam pembuatan wine. 1. Anggur dihancurkan hingga terbentuk jus. 2. Menambahkan gula dan yeast ke dalam jus. Yeast atau ra...

Pengawetan

Pengawetan adalah salah satu tahapan dalam pemrosesan makanan dimana pengawetan ini dilakukan untuk memperpanjang umur makanan. Fokus utama dalam melakukan pengawetan adalah agar makanan bisa bertahan lebih lama dengan tetap menjaga mutu dari bahan pangan itu.  Proses pengawetan dapat dilakukan dengan dua cara. Proses pengawetan dengan suhu tinggi Pasteurisasi Pasteurisasi adalah salah satu usaha pengawetan pada suhu tinggi dimana pasteurisasi dilakukan dengan hanya membunuh mikroorganisme patogen (penyebab penyakit). Jadi, pada proses pasteurisasi, masih ada mikroorganisme yang hidup. Pasteurisasi dilakukan pada rentang suhu 60-105 °C .  Mesin Pasteurisasi Sumber : http://www.comacgroup.com/ShowImage.ashx?file=2062&k=mnlhBM Tujuan dari proses pasteurisasi terbagi menjadi dua, yaitu. Tujuan utama : Membunuh mikroorganisme patogen ( phatogens microorganisms ) yang ada pada makanan sehingga aman untuk dikonsumsi  Tujuan tambahan : Membunuh mik...

Analisis Bahan Pangan, Kenapa dan Bagaimana?

Analisis bahan pangan adalah suatu langkah yang sangat penting dilakukan agar makanan bisa memenuhi kriteria dan layak dipasarkan secara luas. Mengapa? Adanya otoritas. Analisis bahan pangan diwajibkan oleh pemerintah. Hasil analisis bahan pangan bisa dicatumkan di label bahan pangan ( Nutrition facts ).  Mutunya bisa disesuaikan dengan keinginan kita ( Quality control). Memungkinkan untuk dilakukannya pengembangan produk ( RND : Research and Development). Analsis bahan pangan bisa dilakukan dengan tiga cara, yaitu. 1. Uji Fisik Uji fisik dilakukan untuk mencirikan sifat fisik dari bahan pangan yang dapat dikategorikan menjadi sebagai berikut. Wujud bahan pangan, yaiu padat, cair, dan gas. Tekstur bahan pangan, yaitu keras/lembek, kegetasan (gampang pecah), dan lainnya. 2. Uji Sensoris Uji sensoris biasanya disebut juga sebagai uji organoleptik . Uji sensoris dilakukan untuk mengetahui kualitas bahan pangan yang bisa ditangkap oleh kelima pancaindra, yaitu ras...

Proses Pemerahan Susu Sapi

      D i Indonesia, cara memerah sapi yang baik dan benar serta memenuhi standar masih sangat jarang ditemui. Pemerahan sapi dilakukan seadanya. Padahal, cara memerah sapi mempengaruhi hasil produksi susu yang dihasilkan. Ini mungkin terjadi karena masih terbatasnya alat-alat serta pengetahuan (sumber daya manusia) yang ada pada para peternak sapi perah. Masalah yang mendasar yang sering dihadapi adalah penyakit mastitis. Penyakit mastitis adalah penyakit pada kelenjar susu sapi yang bisa menular ke manusia. Berbeda di luar negeri, pemerahan susu dilakukan dengan standar tertentu sehingga bisa menghasilkan susu berkualitas tinggi dan juga menjaga kondisi kesehatan dari sapi penghasil susu itu sendiri.    Pemerahan susu sapi di Indonesia Sumber foto : http://www.livestockreview.com/wp-content/uploads/2013/07/tern-sapi-perah2.jpg Tujuan dilaksanakannya proses pemerahan susu ini adalah Menghasilkan susu dengan kualitas maksimum Meminimalisasi da...